Charles Barkley Ingin Giannis Antetokounmpo Belajar dari Profesi Michael Jordan

Posted on

Michael Jordan dipandang seperti lambang pucuk keberhasilan pemain NBA. Jordan bukan hanya memenangi enam cincin juara NBA, tapi mempunyai rekor final yang fenomenal. Tetapi Jordan dapat memperoleh semua kehormatan itu waktu dianya berumur 28 tahun. Berikut yang menurut Charles Barkley untuk pelajaran bernilai buat pemain muda. Kesempatan ini Barkley menyorot bintang Milwaukee Bucks, Giannis Antetokounmpo.

Menurut Barkley, gampang lupakan perjuangan Jordan dalam tujuh tahun pertama kalinya di NBA. Karena, prestasi sesudahnya, bertambah cemerlang dibanding cerita perjuangannya. Hall of Famer NBA itu memiliki pendapat jika keadaan Jordan waktu itu hampir sama juga dengan Giannis Antetokounmpo.

Pemain dari Yunani itu telah memenangi 2x gelar MVP NBA di umur 25 tahun. Ia jadi pemain yang mengagumkan pada musim reguler. Sayangnya, Giannis belum merasai keberhasilan di playoff. Semasa dua musim jadi MVP, ia tidak berhasil capai final NBA. Mengakibatkan, isu tinggalkan Bucks sekarang marak berdesir.

Barkley malah berpandangan lain

Menurut dia, Giannis harus bersabar menjadi juara NBA. Tak perlu tergesa-gesa.

“Pemain lain punyai opini, jika tidak jadi juara dalam 3 tahun, ia harus geser serta masuk dengan bintang NBA lain. Jadi dapat dipikirkan, jika Michael Jordan pergi tinggalkan Bulls di umur 25 tahun, belum pasti ia menjadi juara sampai umur 28 tahun,” kata Barkley.

“Saya ingin lihat Giannis serta Milwaukee Bucks juara. Ke team lain, tidak sama rasa-rasanya dengan team sendiri. Itu kenapa saya kagum pada Dirk Nowitzki.”

Sama seperti yang disebutkan Barkley, Nowiztky belum pernah keluar dari Dallas Mavericks. Selanjutnya, ia dapat membuat Mavericks juara tahun 2011, dengan menaklukkan Miami Heat yang perkasa waktu itu.

 

 

Sesudah tersisih dari playoff NBA 2020, Giannis bisa tuntut perdagangan jika menurut dia pas untuk profesinya. Tetapi, tidak ada pertanda karena itu. Giannis telah mengaku jika dianya tidak merencanakan tinggalkan Bucks.

Tetapi telah umum berlangsung di NBA jika seorang pemain mendadak beralih pemikiran waktu dengan status bebas agen. Seperti narasi Kevin Durant, Kyrie Irving, Paul George, serta banyak. Jika Giannis ingin habiskan profesinya di Bucks, karena itu dianya masih punyai beberapa waktu. Bucks dapat membuat team yang pas dengannya.

Menarik untuk lihat, apa Giannis Antetokounmpo ikuti pendapat Charles Barkey? Atau malah ia akan mengguncangkan pasar jual-beli pemain musim ini. (tor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *