Nikola Pekovic benar-benar ditakutkan ketika bermain di tempat kunci Minnesota Timberwolves. Dengan tinggi 2,11 mtr. serta berat tubuh 139 kg, Pekovic pernah dikukuhkan selaku pemain paling kuat di NBA. Tapi periode pensiunnya gelap. Pekovic disampaikan jadi bandar narkoba, serta paling akhir terinveksi virus korona.

Pekovic aktif selaku pemain basket profesional semenjak 2003

Pemain turunan Serbia – Montenegro itu memulai profesi di club Atlas. Selanjutnya berpindah ke Avala Ada, Partizan, serta untuk 2008 sampai 2010 perkuat Panathinaikos. Di club itu Pekovic memperoleh seluruh reputasinya. Ia jadi juara EuroLeague (2009), Juara Liga Yunani, Juara Piala Yunani, Juala Liga Adriatik, serta Juara Liga Serbia. Seluruh ia peroleh bersama Panathinaikos.

Di tahun 2008, Pekovic diambil oleh Minnesota Timberwolves dari Draft NBA. Sayang, ia harus menanti 2 tahun sebab tetap punyai kontrak dengan Panathinaikos, dan mengakhiri keharusan harus militer di negaranya. Karenanya catatan Pekovic di NBA diawali di tahun 2010. Pekovic dipandang seperti pemain cadangan terbaik di Timberwolves.

Di tahun 2012, Pekovic berhasil gantikan peranan Darko Milicic, senter penting Wolves yang alami luka. Pekovic cetak rerata 13,9 point serta 7,4 rebound per game pada musim 2011-2012. Ia finish di posisi ke-3 dalam pengambilan suara untuk Most Improved Player of the Year. Untuk musim 2012-2013, Pekovic share peranan dengan Kevin Love. Mereka berdua membuat Wolves cetak rekor 31-51, sebagai catatan kemenangan terbaik Wolves semenjak keperginya Kevin Garnett tahun 2016. Pekovic memberi 16 point serta 8,8 rebound per game.

Profesi Pekovic mulai redup pada tahun 2013

Sesudah terima kontrak AS$60 juta sepanjang 5 tahun, ia justru luka. Sepanjang musim 2014-2015, Pekovic harus berusaha untuk pulih dari luka pergelangan kaki sampai operasi tendon Achilles kanan. Walau sebenarnya waktu itu Pekovic diinginkan dapat tampil jadi pemain utama sebab Timberwoles telah melepaskan Kevin Love.

Keadaan Pekovic makin jelek pada musim 2016-2017. Ia mangkir sejauh musim serta berasa kini waktunya tinggalkan lapangan basket. Untuk 20 Juni 2017, Pekovic dibebaskan dari keharusan contact oleh Timberwolves.

Semenjak waktu itu, cerita gelap diawali. Pekovic rupanya mengawali profesi baru selaku bandar narkoba. Masalah ini tersingkap di tahun 2018. Waktu itu, menurut EuroHoops, polisi Beograd mengambil alih satu mobil dengan plat nomor Amerika Serikat yang tercatat selaku punya Pekovic. Dalam mobil itu diketemukan senjata serta beberapa obat terlarang. Pecovic benar-benar tidak berada di mobil itu, tapi ada 2 rekanan Darko Saric, satu diantara gembong narkoba populer.

Rupanya sepanjang masih aktif bermain

Pekovic diketahui mempunyai jalinan dengan beberapa tokoh dunia hitam di Montenegro serta Serbia. Bahkan juga beberapa rekannya di Timberwolves panggilnya dengan panggilan “The Godfather”. Terakhir semua tahu jika panggilan itu benar-benar terkait dengan usaha narkoba. Pekovic kenyataannya tidak pernah menyanggah hubungan dengan mafia Serbia.

Untuk 10 Oktober lalu, situs informasi Serbia Telegraf memberikan laporan jika Nikola Pekovic dirawat di dalam rumah sakit sebab terinveksi virus korona. Pekovic yang sekarang ini bekerja selaku manager tim nasional Montenegro alami radang di ke-2 paru-paru serta bernafas dengan alat tolong. Tapi keluarga Pekovic lewat situs Serbian Blic menyanggah jika keadaan Pekovic lebih buruk. Malah pihak keluarga menjelaskan jika Pekovic pada keadaan konstan.

Sebetulnya cerita gelap berkenaan narkoba di NBA banyak yang tersingkap, seperti Caron Butler. Pemain yang pernah bela Miami Heat, Los Angeles Lakers, Washington Wizards, Dallas Mavericks, LA Clippers, Milwaukee Bucks, OKC Thunder, Detroit Pistons, serta Sacramento Kings. Butler jual narkoba di umur 11 tahun, serta diamankan polisi di umur 15 tahun. Butler punya niat akhiri periode gelap hidupnya dengan bermain basket. Hasilnya, ia jadi bintang NBA dengan 2 kali dipilih All-Star (2007 serta 2018), dan 1 cincin juara bersama Mavericks (2011).

Kevin Durant telah lama tidak nampak di atas lapangan NBA. Luka Achilles yang dia alami di game 5 final NBA di Juni 2019 lalu membuat mangkir keseluruhan sampai saat ini. Putuskan berpindah ke Brooklyn Nets, pemain yang dekat dengan akronim KD ini tidak sekalinya tampil pada musim 2019 – 2020. KD konsentrasi keseluruhan di pengobatan lukanya serta Nets yang menyaksikan ini dengan periode panjang setuju dengan keputusan ini.

Tetapi, ada kebimbangan besar dibalik proses pengobatan KD. Proses yang memerlukan waktu lebih dari setahun ini membuat beberapa pihak yang menyangsikan situasi kesehatannya. Pertanyaan paling besarnya ialah, bisakah KD tampil kembali seperti performnya sebelumnya luka lalu? Atau luka ini akan mengganti permainannya keseluruhannya?

Menyaksikan ini, New York Post juga terlibat perbincangan dengan ahli kesehatan namanya Dr. Laith Jazrawi. Jazrawi ialah kepala sisi kesehatan olahraga di New York University Langone Medical Center. Di mata Jazrawi, proses pengobatan yang dilaksanakan KD cukup normal, luka Achilles memang memungkinkan memerlukan waktu yang lama untuk sembuh.

“Saya tidak menyaksikan ada permasalahan. KD bukan pemain yang telah ada di ujung profesinya, dia belum berumur 36 atau 37 tahun,” membuka Jazrawi. “Saya tidak memikir proses lama ini berlangsung sebab ada permasalahan di dianya. KD akan baik saja serta saya tidak menyaksikan peluang dia tidak sebagus sebelumnya luka ini menderanya 1 1/2 tahun lalu, tidak dengan kesehatan,” paparnya.

Satu riset yang dilaksanakan American Journal of Spots Medicine mengatakan jika keseluruhan ada 44 pemain NBA yang terserang luka Achilles di periode 1970 – 2018

Dari jumlah itu, semuanya alami pengurangan perform saat kembali lagi bermain. Dengan statistik, rerata catatan Player Efficiency Peringkat (PER) beberapa pemain ini turun 2,9 angka. Beberapa pemain yang terhitung didalamnya ialah Patrick Ewing, Isiah Thomas, serta almarhum Kobe Bryant.

Tetapi, ada ketidaksamaan besar antara 3 nama itu dengan KD. Ke-3 nya terserang luka ini saat telah berumur minimal 34 tahun serta profesi mereka mulai alami pengurangan. Sedang KD malah sedang dalam pucuk profesi serta umur emasnya.

“Umur jadi hal yang cukup memberikan keuntungan KD dalam proses pengobatan ini,” Jazrawhi meneruskan. Salah satu hal yang saya cemaskan.kuatirkan bisa memengaruhi perform KD ialah bukti jika dia telah menyisih serta tidak bermain basket sepanjang 1 1/2 tahun. Ini akan membuat perlu waktu untuk kembali pada irama permainan terbaik. Nanti, sebagian orang akan menyebutkan ini sebab Achilles itu, tetapi tidak, itu tidak betul. Tidak bermain sepanjang 1 1/2 tahun jelas memengaruhi seorang olahragawan serta KD akan baik saja demikian ritmenya kembali lagi,” tutupnya.

Jimmy Butler tampil superior dalam game 3 final NBA di antara Miami Heat menantang Los Angeles Lakers, Minggu, 4 Oktober 2020, waktu ditempat. Waktu 44 menit di atas lapangan, Jimmy betul-betul lakukan segala hal untuk Heat. Dia cetak tripel-dobel dengan 40 point, 11 rebound, 13 asis, 2 steal, serta 2 blok yang berbuntut pada kemenangan 115-104.

Hal menarik dari gempuran Jimmy ialah dia tidak coba tripoin benar-benar. Dari 14/20 shooting yang dia bukukan di game ini, semua dari dalam garis busur (70 %). Sedang dari shooting gratis, Jimmy juga efektif dengan 12/14 (86 %). Ini menjadi tripel-dobel pertama dalam profesi Jimmy. Selain itu, Jimmy jadi pemain ke-3 yang cetak tripel-dobel dengan 40 point di sepanjang riwayat final NBA. 2 nama awalnya ialah Jerry West serta LeBron James.

Heat tetap tidak diperkokoh Goran Dragic serta Bam Adebayo di game ini

Tetapi, Tyler Herro serta Kelly Olynyk isi ruangan secara baik. Kedua-duanya saling cetak 17 point. Perbedaannya, Herro yang mengawali game untuk pemain inti menambah 3 rebound serta 2 asis sedang Olynyk yang dari kursi cadangan menambah 7 rebound. Olynyk tampil efisien dengan lima/9 shooting (56 %) serta prima 4/4 dari shooting gratis. Duncan Robinson menambah 13 point serta 5 rebound sesaat Jae Crowder tutup daftar dengan 12 point plus 8 rebound.

Dari Lakers, LeBron pimpin pencapaian point team dengan dobel-dobel 25 point, 10 rebound, serta 8 asis. Ketepatan LeBron masih lumayan bagus di angka 56 % (9/16), tetapi dia membuat begitu beberapa kesalahan sendiri. Dari 19 turnover Lakers, 8 tiba dari LeBron sendiri.

Tandem LeBron, Anthony Davis cuman memberi 15 point serta 5 rebound. Davis memiliki masalah dengan foul yang membuat cuman bermain 32 menit, menit paling kecil semenjak game pertama musuh Denver Nuggets kemarin. Barisan cadangan Lakers diperintah oleh Markief Morris serta Kyle Kuzma yang saling cetak 19 point dengan ketepatan sama 46 % (6/13). Morris masukkan 5/11 tripoin (45 %) sedang Kuzma 4/8 tripoin (50 %).

Heat menipiskan situasi menajdi (2-1) saat ini. Dalam riwayat NBA, cuman ada 4 team yang sanggup jadi juara sesudah ketinggalan (2-0) lebih dulu serta salah satunya team itu ialah Heat pada tahun 2006 kemarin. Game 4 akan diadakan lusa, waktu ditempat. (DRMK)

 

Los Angeles Lakers harus tunda acara pesta juara mereka selesai game 5 jatuh ke Miami Heat. Juga begitu, animo pantas diberi ke-2 team yang tampil sepenuh tenaga sepanjang game. Walau Heat pernah mencatat keunggulan 11 point, game ini sebetulnya tidak pernah sejauh angka itu. Lakers serta Heat terus bertanding sengit sampai beberapa detik akhir pertandingan.

Usaha layup Jimmy Butler di tersisa 16 detik tidak berhasil menjumpai target sebab dia dilanggar oleh Anthony Davis. Pelanggaran ini berbuntut pada 2 shooting gratis untuk Jimmy. Jimmy yang prima 10/10 sebelumnya 2 shooting gratis ini sukses meneruskan trend positifnya dengan tidak meleset benar-benar. Selesai shooting gratis, Lakers ambil timeout paling akhir mereka. Posisi 109-108 untuk Heat.

Dengan tersisa 16 detik, Lakers tempatkan bola ke LeBron James. Tidak menanti sampai waktu menyusut lebih, LeBron langsung menerobos mengarah Jimmy menuju tempat sayap kanan Heat. Sebab daya tarik LeBron yang tinggi, 3 pemain Heat tiba mengepungnya. Sadar atas hal tersebut, LeBron lihat Danny Green terbuka di tempat teratas tripoin. Mendapatkan lebih dari cukup waktu untuk melepas shooting, Danny tidak berhasil menjumpai target, tembakannya kurang kuat.

Bola rebound sukses diambil oleh Markieff Morris di tersisa 6 detik cuman untuk bikin umpan asal-asalan ke Davis yang berbuntut turnover.

Tiada timeout sisa, Lakers harus menyalahi Tyler Herro untuk memperoleh perebutan bola. Tetapi, 2 shooting gratis Herro menjumpai target serta Heat tutup game dengan kemenangan 111-108.

Selesai game, LeBron yang lakukan temu wartawan mendapatkan pertanyaan mengenai runtutan peristiwa di atas. Dengan muka yang lumayan serius, LeBron bercerita gagasannya mengenai terbuangnya kesempatan juara Lakers kesempatan ini. “Keseluruhannya, game ini ketat sekali. Tiap perebutan bola benar-benar utama di game ini,” membuka LeBron.

“Jimmy memperoleh shooting gratis serta kami ketahui dia penembak yang bagus. Kami coba konsentrasi pada 1 gempuran seterusnya. Kami memperoleh sela tembak yang bagus (Danny) untuk memenangi game serta final ini sayangnya itu tidak masuk. Lantas kami memperoleh offensive rebound dengan saat yang lumayan banyak. Tetapi, satu kali lagi umpan tidak dilakukan secara baik serta kami harus kehilangan kemenangan ini,” sambungnya.

“Kami tidak perlu pikirkan ini terlalu berlebih. Kami harus jadi lebih bagus untuk game seterusnya. Kame akan habiskan beberapa waktu lihat video permainan serta memepelajar segala hal untuk memenangi final ini,” tutup pemain berumur 35 tahun ini.

Game 6 akan diadakan lusa, waktu ditempat.

Michael Jordan dipandang seperti lambang pucuk keberhasilan pemain NBA. Jordan bukan hanya memenangi enam cincin juara NBA, tapi mempunyai rekor final yang fenomenal. Tetapi Jordan dapat memperoleh semua kehormatan itu waktu dianya berumur 28 tahun. Berikut yang menurut Charles Barkley untuk pelajaran bernilai buat pemain muda. Kesempatan ini Barkley menyorot bintang Milwaukee Bucks, Giannis Antetokounmpo.

Menurut Barkley, gampang lupakan perjuangan Jordan dalam tujuh tahun pertama kalinya di NBA. Karena, prestasi sesudahnya, bertambah cemerlang dibanding cerita perjuangannya. Hall of Famer NBA itu memiliki pendapat jika keadaan Jordan waktu itu hampir sama juga dengan Giannis Antetokounmpo.

Pemain dari Yunani itu telah memenangi 2x gelar MVP NBA di umur 25 tahun. Ia jadi pemain yang mengagumkan pada musim reguler. Sayangnya, Giannis belum merasai keberhasilan di playoff. Semasa dua musim jadi MVP, ia tidak berhasil capai final NBA. Mengakibatkan, isu tinggalkan Bucks sekarang marak berdesir.

Barkley malah berpandangan lain

Menurut dia, Giannis harus bersabar menjadi juara NBA. Tak perlu tergesa-gesa.

“Pemain lain punyai opini, jika tidak jadi juara dalam 3 tahun, ia harus geser serta masuk dengan bintang NBA lain. Jadi dapat dipikirkan, jika Michael Jordan pergi tinggalkan Bulls di umur 25 tahun, belum pasti ia menjadi juara sampai umur 28 tahun,” kata Barkley.

“Saya ingin lihat Giannis serta Milwaukee Bucks juara. Ke team lain, tidak sama rasa-rasanya dengan team sendiri. Itu kenapa saya kagum pada Dirk Nowitzki.”

Sama seperti yang disebutkan Barkley, Nowiztky belum pernah keluar dari Dallas Mavericks. Selanjutnya, ia dapat membuat Mavericks juara tahun 2011, dengan menaklukkan Miami Heat yang perkasa waktu itu.

 

 

Sesudah tersisih dari playoff NBA 2020, Giannis bisa tuntut perdagangan jika menurut dia pas untuk profesinya. Tetapi, tidak ada pertanda karena itu. Giannis telah mengaku jika dianya tidak merencanakan tinggalkan Bucks.

Tetapi telah umum berlangsung di NBA jika seorang pemain mendadak beralih pemikiran waktu dengan status bebas agen. Seperti narasi Kevin Durant, Kyrie Irving, Paul George, serta banyak. Jika Giannis ingin habiskan profesinya di Bucks, karena itu dianya masih punyai beberapa waktu. Bucks dapat membuat team yang pas dengannya.

Menarik untuk lihat, apa Giannis Antetokounmpo ikuti pendapat Charles Barkey? Atau malah ia akan mengguncangkan pasar jual-beli pemain musim ini. (tor)

Persaingan Boston Celtics serta Toronto Raptors di Semi-final Daerah Timur pada akhirnya dipastikan melalui game ke-7. Celtics meraih kemenangan 92-87 di penetapan ini, pada Jumat malam, 11 September waktu ditempat. Sesudah sukses singkirkan juara bertahan, Celtics akan berjumpa Miami Heat. Team yang barusan singkirkan Milwaukee Bucks dalam lima pertandingan.

Jayson Tatum mengakhiri game tujuh dengan catatan 29 point, 12 rebound serta 7 asis dalam 44 menit. Tatum jadi pemain termuda ke-2 yang cetak lebih dari 25 point di game ke-7 playoff NBA. Pemain termuda pertama kalinya ialah Kobe Bryant.

Jaylen Brown memberikan tambahan 21 point. Diikuti Marcus Smart dengan torehan 16 point, serta Kemba Walker memberi 14 point. Celtics memakai pemain utama hampir selama pertandingan. Empat pemain seperti Tatum, Brown, Smart serta Walker bermain lebih dari 42 menit. Kursi cadangan Celtics cuma memberi tujuh point saja.

Raptors akhiri musim ini dengan kekesalan

Mereka yang ingin menjaga titel juara, malah luruh di semi-final. Pertahanan Celtics sangatlah baik pada Fred VanVleet serta Pascal Siakam. Hingga ke-2 pemain itu tidak dapat lakukan apa-apa.

VanVleet cetak 20 point. Siakam memberi 13 point serta 11 rebound. Kyle Lowry yang memperoleh pengamanan ketat, cuma memberi 16 point. Serge Ibaka berupaya menolong dengan 14 point, serta Norman Powell memberikan tambahan 11 point. Raptors telah berupaya semaksimal mungkin untuk dapat menjaga titelnya. Tapi tanpa ada Kawhi Leonard, terlihat benar-benar berat buat pasukan Nick Nurse.

Sebaliknya, Celtics telah dinanti Miami Heat di Final Daerah Timur. Heat barusan mengeliminasi Milwaukee Bucks. Team favorit pertama Daerah Timur yang disebut untuk finalis musim ini. Heat mempunyai kedalaman roster yang lebih baik, seperti Bam Adebayo serta Jimmy Butler. Tapi jangan menyepelekan Celtics. Sebab mereka pertahanan mereka dapat dibuktikan meredam Raptors tidak berdaya di dua game awal. Mereka serta unggul 2-0 atas Raptors.

Celtics sekarang ini punyai pemain utama yang sehat seperti Tatum, Brown, Kemba Walker serta Marcus Smart. Di kursi cadangan, Gordon Hayward juga kembali lagi sesudah memperoleh perawatan luka sendi.

Kejelasan meluncur ke Final Daerah Timur ke-3 kalinya dalam empat musim paling akhir. Mereka tetap kalah di babak itu dari Cleveland Cavaliers, yang diperkokoh oleh LeBron James.

 

Houston Rockets tidak punyai jawaban dari performa Anthony Davis. Davis memberi 29 point serta 12 rebound waktu Los Angeles Lakers menang 110-100 pada Kamis malam, 10 September waktu ditempat untuk pimpin 3-1 dalam seri Semi-final Daerah Barat. LeBron James mengejar di belakang Davis dengan bantuan 16 point, 15 rebound, serta 9 asis.

Pemain Lakers yang tampil oke yakni Alex Caruso dengan cetak 16 point, Rajon Rondo memberi 11 point, 10 rebound serta 8 asis. Danny Green serta Kentavious Caldwell-Pope semasing memberikan tambahan 10 point.

Sebaliknya, Rockets memperoleh 25 point dari Russell Westbrook. James Harden cetak 21 point serta 10 rebound. Eric Gordon memberi 19 point, serta Austrin Rivers cetak 14 point.

“Turnovers,” kata Davis sesudah pertandingan. “Kami mempunyai kebanyakan turnover.”

Itu salah satunya kekeliruan Lakers yang membuat mereka hampir terpeleset

terutamanya di kuarter ke-4. Rockets unggul 30-24. Walau sebenarnya mereka awalnya ketinggalan 23 point di kuarter ke-3. Lakers membuat 18 turnover yang diubah jadi 17 pemain oleh Rockets.

Di tersisa waktu 58 detik, dua shooting gratis James Harden bawa Rockets merapat 100-105. Kemudian, James pimpin gempuran ke ring Rockets. James seperti terlihat ingin masuk sendiri ke paint tempat, tapi ia lihat Caruso tidak dijaga. James kirim asis ke bagian kanan, serta Caruso mengakhiri dengan shooting tripoin. Kemudian, James masukkan Alley Oop Dunk sesudah terima asis dari Rondo. Lakers menutup kemenangan 110-100.

Hasil ini memberikan kepercayaan pada beberapa pendukung Lakers. Karena, James punyai riwayat semasa playoff. Jika dianya unggul 3-1, karena itu James dapat mengakhirinya secara baik. Riwayat itu pernah berlangsung di Miami Heat serta Cleveland Cavaliers.

Houston pada game ke-4 tidak diperkokoh Danuel House Jr. Ini sebab NBA sedang menyelidik sangkaan pelanggaran prosedur kesehatan. “Mereka sedang menyelidiknya serta sesudah usai mereka akan memberitahu kami apa dianya dapat dimainkan atau mungkin tidak. Jadi saya belum dapat memberi komentar,” kata pelatih Rockets Mike D’Antoni.

Game 5 Semi-final Daerah Barat di antara Lakers menantang Rockets akan berjalan hari Sabtu, 12 September waktu ditempat.

 

Dalam satu artikel yang diedarkan di Athletic pekan kemarin, Ethan Strauss memberikan laporan jika rangking untuk tayangan jaringan NBA sudah turun 45 % semenjak 2011-12. Game di TNT turun juga lebih dari 40 %, sesaat rangking ESPN turun seputar 20 %.

Serta walau ada perkiraan jika rangking untuk game “gelembung” liga akan naik, sebetulnya rangking itu lebih rendah dibanding rangking untuk game pra-gelembung.

“Trend besar condong dibuat dari banyak unsur,” catat Strauss. Antara yang ia kutip: jika beberapa pemain, pelatih, serta penyiar sudah benar-benar gawat pada Amerika Serikat serta pemerintahnya sesaat beberapa masih diam mengenai China.

Pada episode Hang Up and Listen pekan ini, saya bicara dengan Strauss mengenai pengurangan rangking,

bukti apakah yang ia melihat jika politik ialah unsur, serta apa kritikan pada sikap NBA di China ikhlas.

Beberapa dari pembicaraan kami ditranskripsikan di bawah; itu sudah diedit serta dipadatkan untuk panjang serta kepastian.

Josh Levin: Anda sudah mengklasifikasikan keterangan kenapa rangking di turunkan untuk alasan,

jadi berikan tahu saya bila ini ialah keterangan atau alasan. Pemirsa NBA lebih muda dibanding beberapa olahraga

yang lain Anda kutip, dan lebih non-kulit putih dibanding olahraga yang lain Anda kutip.

Ethan Strauss: Saya pikirkan ada komponen keterangan dimana beberapa orang

yang lebih muda menyenangi NBA, tapi menyenangi NBA tidak selamanya bermakna mereka duduk serta melihat pertandingan NBA semasa dua jam.

Bila NBA bisa mendapatkan langkah untuk membuahkan uang

dari beberapa orang yang suka lihat sorotan lewat YouTube atau sorotan lewat Twitter, karena itu, Anda ketahui, baik untuk Anda.

Kelihatannya mereka tidak betul-betul dapat lakukan itu.