Patrick Bamford pernah disia-siakan Chelsea. Sekarang Bamford kembali pada Premier League untuk menunjukkan mutunya selaku striker.
Bamford dibeli Chelsea untuk 2012 dari Nottingham Forest, tetapi tidak pernah mendapatkan peluang tampil di team penting. Ia dipinjam oleh klub-klub saat sebelum pada akhirnya dilepaskan ke Middlesbrough untuk 2016.

Di club itu, Bamford hanya tampil 9x serta membuat 1 gol saat sebelum turut turun ke Championship untuk 2017. Nah, di seksi itu, Bamford coba melalui kembali profesinya yang terbenam bersama Chelsea.

Untuk musim ke-2 nya di Boro, Bamford membuat 13 gol dari 44 performa. Leeds lalu membawanya untuk musim panas 2018 untuk bawa mereka naik ke Premier League.

Tidak berhasil untuk musim pertama kalinya, Bamford dengan statistik termasuk biasa-biasa saja, yaitu 10 gol dari 25 laga. Baru musim kemarin, Bamford moncer di bawah bimbingan Marcelo Bielsa dengan cetak 16 gol dari 47 performa.

Leeds dibawa promo ke Premier League serta masih dihandalkan di baris serang

walau club telah datangkan Rodrigo Moreno. Bamford menunjukkan Leeds tidak salah memercayakan baris depan padanya.

Dari 6 pertandingan berakhir, Bamford telah membuat 6 gol terhitung hat-trick ke gawang Aston Villa pekan kemarin. Selain itu, Bamford juga membuat 2 assist.

Performa Bamford ini sukses bawa Leeds berkompetisi di 10 besar klasemen sekarang ini. Apakah yang diperlihatkan Bamford semacam menjadi bukti jika Chelsea serta tim-tim sebelumnya telah menyiakan talentanya.

“Sudah pasti saya pengin menunjukkan diri di sini. Saya punyai peranan penting, lebih kerap bermain, serta sebelumnya saya tidak pernah mendapatkan peluang tampil di Premier League,” tutur Patrick Bamford ke Sky Sports.

“Kemungkinan beberapa orang yang menyangsikan saya, tetapi yang penting ialah menunjukkan ke diri kita. Saya terus percaya jika saya dapat bermain di tingkat semacam ini, jadi ini lebih ke menunjukkan diri jika saya dapat tampil bagus di sini,” lanjutnya

“Saya suka bila hat-trick saya hadapi Villa hanya beberapa gol biasa! Gol ke-2 betul-betul mengagumkan, sesaat gol ke-3 lebih istimewa karenanya berka kerja sama team, diawali pada penjaga gawang serta kami membuat gempuran secara baik.”

“Saya harus dapat tampil lebih santai karenanya menolong sekali saya selaku seorang striker, waktu hadapi keadaan semacam itu.”

Manager Manchester City, Pep Guardiola, memandang teamnya susah tampil maksimal sebab harus lewat agenda padat. Hal tersebut demikian memberatkan situasi fisik skuadnya.
City jalani padat selesai interval internasional. Minggu kemarin, mereka harus jalani 3 pertandingan cuman dalam selang 7 hari yakni hadapi Arsenal (17/10), FC Porto (22/10) serta West Ham United (24/10).

Agenda padat itu harus dilewati City dengan situasi tidak bagus sebab beberapa pemainnya alami luka. Guardiola tidak punyai alternatif lain terkecuali memaksain pemain yang ada untuk selalu bermain.

Kebijaksanaan ini membuat daftar luka City makin bertambah

Sergio Aguero kembali lagi alami luka waktu The Citizens bermain seri 1-1 dengan West Ham United.

Guardiola menjelaskan jika agenda padat ini demikian memberatkan situasi fisik anak asuhnya. Hal itu jadi salah satunya karena The Citizens terseok-seok pada awal musim ini dengan bertenger di rangking ke-13 ke klassemen Liga Inggris.

“Saya coba tuntut segala hal dari beberapa pemain saya tapi semuanya ada batasnya. Kami bisa berkompetisi pada sebuah atau 2 pertandingan – tidak jadi masalah – tapi ini harus bermain tiap 3 hari,” tutur Guardiola diambil dari website sah Man City.

“Kami mainkan laga yang susah menantang Porto serta kembali lagi bermain. Walau dengan situasi itu kami selalu usaha memenangi laga (menantang West Ham) terkecuali sepanjang 10-15 menit ke set pertama kali.”

“Beberapa pemain lakukan usaha mengagumkan. Kami membuat kesempatan untuk memenangi laga serta selanjutnya, kami tidak bisa melakukan. Mereka coba serta membuat segala hal di atas lapangan.”

“Kami harus bermain di Liga Champions serta Carabao Cup. Kami tidak punyai cukup tenaga untuk melakukan,” tegasnya.

Agenda padat harus ditemui City untuk 2 minggu di depan. Mereka akan memainkan 4 pertandingan dalam tenggang 11 hari.

 

Jorginho punyai pekerjaan ganda di Chelsea sekarang ini. Selain menjaga baris tengah The Blues, ia jadi guru bahasa Inggris Thiago Silva.
Silva memang bek penuh pengalaman sebab pernah bermain di AC Milan serta Paris Saint-Germain, 2 club besar Eropa. Oleh karena itu, Chelsea berani membawanya dengan kontrak gratis walau telah berumur 36 tahun.

Chelsea memang perlu pemain senior untuk menuntun bek-bek muda yang dipunyainya. Tetapi, Silva punyai kekurangan yaitu tidak dapat berbahasa Inggris yang diakui oleh manager Frank Lampard jadi masalah penting sekarang ini.

Hal tersebut dapat dibuktikan saat kiprah seram Silva waktu Chelsea disertai West Bromwich Albion 3-3 bulan kemarin. Silva bahkan juga waktu itu terpasang jadi kapten serta berandil besar membuat Chelsea ketinggalan 0-3 di babak pertama kali.

Baru Cesar Azpilicueta masuk di babak kedu serta membuat situasi di baris belakang Chelsea jadi aman. Dengan situasi semacam ini, Silva dituntut untuk dapat bahasa Inggris secara cepat supaya lebih gampang melakukan komunikasi dengan beberapa rekannya.

Jorginho yang disebut pemain turunan Brasil ditugasi untuk menuntun Silva dalam periode tujuan di Chelsea

Pemain tengah Tim nasional Italia itu dapat bicara dalam Portugis serta Italia, 2 bahasa yang didominasi benar oleh Thiago Silva.

“Saya mengajarinya beberapa bahasa seperti ‘jaga orang’, berbalik’, atau bila ia ada di lain sisi, ‘tukar status’. Beberapa hal yang Anda perlukan di atas lapangan seperti ‘kawal’, ‘turun ke bawah’ atau ‘ayo naik’,” tutur Jorginho seperti diambil Daily Mail.

“Kami sama-sama menolong keduanya. Itu yang Anda lakukan di luar dan dalam lapangan. Ia benar-benar senang di sini. DIa punyai personalitas mengagumkan, pemain teratas dengan segudang pengalaman. Ia menolong kami seluruhnya jadi team, beberapa pemain muda, semua,” tambahnya.

“dia sudah mengetahui langkah melakukan komunikasi secara baik, apa itu dengan isyarat tangan atau ia bicara ke saya, lalu saya katakan ke pemain lain. Kami mencari lagi triknya.”

“Saat ia punyai pertanyaan atau ragu-ragu, ia menanyakan ke saya serta saya menolong sedapatnya, sebab bahasa Inggris saya pun tidak bagus-bagus sangat,” tutup Jorginho masalah peranannya jadi ‘pak guru’ buat Thiago Silva di Chelsea.

Tidak ada juara dalam Derby Merseyside Liga Inggris. Everton serta Liverpool harus senang share angka sesudah bermain imbang dengan score akhir 2-2.
Tanding Everton vs Liverpool dilaksanakan di Goodison Park, Sabtu (17/10/2020). Pertandingan berjalan hebat sesudah ke-2 kesebelasan sama-sama berbalas gol.

The Reds buka keunggulan lebih dahulu karena gol kilat Sadio Mane, yang disamakan Everton lewat Michael Keane. Sesudah interval pertandingan, team tamu kembali lagi di muka selesai Mohamed Salah cetak gol ke-2 tetapi the Toffees menyamakan permainan dengan gol Dominic Calvert-Lewin.

Everton sendiri mengakhiri permainan dengan 10 orang sesudah Richarlison dikartu merah. Liverpool nyaris memenangkan laga kalau gol Jordan Henderson di injury time tidak dibatalkan wasit.

Dengan hasil ini Everton belum tergoyahkan di pucuk klasemen sesaat Liga Inggris selesai mengumpulkan 13 point dari 5 laga. Liverpool melekat di bawahnya selesai mengumpulkan 10 point.

Jalannya Pertandingan

Liverpool memulai pertandingan dengan ciamik. Waktu pertandingan belum genap berguling 3 menit, Liverpool telah melampaui Everton 1-0.

Everton kehilangan bola di atas lapangan tengah hingga sangat mungkin Liverpool lakukan serbuan balik. Bola panjang diterima Andy Robertson di sayap kiri lalu dilanjutkan dengan operan silang. Sadio Mane menyongsong dengan sontekan mengarah pojok atas gawang.

Penjaga gawang Everton Jordan Pickford menerjang Virgil van Dijk yang akan menyambut satu crossing. Pickford tidak diganjar hukuman dari wasit sebab Van Dijk dalam status offside. Bek Belanda itu perlu memperoleh perawatan di tepi lapangan sebelumnya diambil keluar.

Everton mulai keluar dari desakan Liverpool. Pada menit kesebelas, tandukan Dominic Calvert-Lewin waktu menyambut umpan dari sayap kiri masih membumbung.

Calvert-Lewin terus-menerus memberikan ancaman Liverpool. Yang pertama kali tendangannya masih kurang kuat hingga dapat ditangkap Adrian. Selanjutnya shooting ia dari bagian kanan kotak penalti meleset.

Everton pada akhirnya membuat gol penyama pada menit ke-19. Sepak sudut James Rodriguez disundul Michael Keane tidak dapat disetop Adrian. Score sekarang imbang 1-1.

Pickford lakukan pengamanan cemerlang pada menit ke-25. Mohamed Salah ambil sepakan bebas Liverpool dengan kirim bola ke pojok atas gawang Everton walau masih dapat ditangkis.

Gabungan Mane, Firmino serta Robertson membuahkan satu kesempatan beresiko di 9 menit setelah itu. Bola jatuh di kaki Robertson yang sodorannya dilanjutkan Mane dengan tendangan kaki kanan keras tetapi masih melebar tipis dari gawang Everton.

Everton melepaskan kesempatan emas pada menit ke-40. Dari sayap kanan, Calvert-Lewin melepas umpan yang menerobos pertahanan Liverpool. Richarlison yang berdiri di tiang jauh tidak berhasil mencapai bola.

Liverpool hampir jadi besar skornya pada awal babak ke-2 . Jordan Henderson menyongsong satu operan silang dengan shooting keras kaki kanan yang melayang-layang tipias di atas garis gawang Pickford.

Everton membuat kesempatan emas

Bola crossing Digne dari sayap kiri diterima Calvert-Lewin tetapi tendangannya diredam Adrian. Menjelang pertandingan menuju sejam, Everton kembali lagi memberikan ancaman. Bola yang disundul Richarlison dari umpan James menghajar tiang gawang Liverpool sebelumnya dapat ditangkap.

Liverpool pada akhirnya memperoleh gol kedua-duanya pada menit ke-72. Umpan Henderson dari bagian kiri ditangkap oleh baris belakang Everton, tetapi bola malah jatuh ke jalan Mohamed Salah. Striker Mesir itu lalu melanjutkan dengan shooting voli yang tidak mampu diredam Pickford. Liverpool pimpin 2-1 atas Everton.

5 menit berlalu, Liverpool hampir menambahkan kelebihannya. Joel Matip menanduk bola hasil sepak sudut yang memaksakan Pickford lakukan pengamanan bagus.

Game on! Everton kembali lagi menyamai posisi. Pada menit ke-81, Calvert-Lewin membuat gol balasan ke-2 Everton hingga mengganti score jadi 2-2.

Serangan Everton dari bagian kiri disudahi Digne dengan melepas crossing. Calvert-Lewin melonjak tinggi menaklukkan pengamanan Robertson lalu menanduk bola mengarah pojok bawah gawang yang tidak berhasil dicapai Adrian.

Di beberapa menit paling akhir waktu normal, Everton perlu kehilangan Richarlison sebab diganjar kartu merah. Susul terjangannya ke Thiago Alcantara. Pertandingan sekarang 10 vs 11 pemain.

Keunggulan jumlah pemain sukses dioptimalkan Liverpool. Di waktu injury time, Liverpool cetak gol lewat Henderson. Tetapi, gol itu dibatalkan sebab sang pengumpan Sadio Mane lebih dulu dalam status offside. Score selalu 2-2, yang bertahan sampai pertandingan buyar.

Serunya tanding Everton vs Liverpool bisa dilihat dalam siaran highlight-nya di Mola Tv dengan link di bawah ini.

Formasi Pemain

EVERTON: Pickford, Coleman (Godfrey 32′), Digne, Keane, Yerry Mina, James Rodriguez, Allan, Doucoure (Iwobi 78′), Andre Gomes, Calvert-Lewin, Richarlison

LIVERPOOL: Adrian, Matip, Van Dijk (Joe Gomez 12′), Robertson, Alexander-Arnold, Henderson, Thiago Alcantara, Fabinho (Wijnaldum 90+1′), Firmino (Jota 78′), Salah, Mane

Arsene Wenger diketahui punyai persaingan panas dengan Jose Mourinho. Tetapi, Wenger malah benar-benar tidak menyebutkan nama Mourinho di buku otobiografinya.

Sepanjang tangani Arsenal, Wenger seringkali berbeda dengan Mourinho waktu manager asal Portugal itu meniti karier di Inggris bersama Chelsea serta Manchester United.

Tidak hanya di lapangan, Wenger serta Mourinho seringkali perang tanggapan di tempat.

Di 2014, contohnya, Mourinho yang saat itu tangani Chelsea pernah melemparkan tanggapan pedas untuk Wenger. Ia menyebutkan Wenger untuk ‘spesialis kegagalan’.

Wenger baru saja ini meluncurkan buku otobiografi berjudul ‘My Life in Red and White’ yang menceritakan perjalanannya sepanjang 22 tahun di Arsenal di 1996-2018.

Menariknya, tidak sekali juga nama Mourinho disebutkan dalam buku itu.

“Saya tidak ingin membuat buku yang mengategorikan ketidaksamaan. Sy ingin ini menjadi buku yang positif.

Saya punyai persaingan yang lebih sengit dengan Sir Alex dibanding Jose Mourinho,” tutur Wenger masalah tidak ada nama Mourinho dalam bukunya seperti dikutip Metro.

Wenger lebih memutuskan untuk bicara masalah persaingannya dengan Sir Alex Ferguson

Waktu Wenger mengawali profesinya di Inggris bersama Arsenal di 1996, Manchester United-nya Sir Alex tengah memimpin Premier League.

Wenger selanjutnya sanggup bawa Arsenal jadi salah satunya kompetitor serta team kuat di Premier League.

Pria asal Prancis itu bawa The Gunners meraih 3 gelar Premier League di antara tahun 1998 serta 2004.

Wenger tidak menolak timbulnya rasa tidak suka ke Sir Alex karena persaingan sengit di antara Arsenal serta MU. Tetapi,

Wenger selalu meletakkan tertarik tinggi pada pria asal Skotlandia itu.

“Pertandingan membuat Anda membenci musuh. Saya anggap ia pasti membenci saya serta saya terkadang membencinya,” sebut Wenger.

“Kapan juga kami berlaga, sering menjadi pertempuran yang ketat sekali serta mencekam. Serta janganlah lupa kami harus juga hadapi Fergie Time.”

“Tetapi saat pertandingan usai, yang masih ada ialah tertarik untuk beberapa orang kelihatannya,

atas apakah yang telah mereka capai serta berapakah lama mereka berada di pekerjaan serta mempersembahkan hidupnya karena itu,” kata Wenger.

Mesut Oezil memang tidak terpakai lagi jasanya oleh Arsenal di atas lapangan. Tetapi masalah uang, Oezil masih terima beberapa pundi penghasilan yang wow sekali!
Akhir kali Mesut Oezil dimainkan ialah di bulan Maret 2020 tempo hari. Sesudahnya, dianya tidak masuk tim penting Arsenal justru pun tidak ada di kursi cadangan.

Oezil diberitakan dicari tim-tim dari Turki serta Amerika Serikat. Tetapi, pemain berumur 31 tahun itu memutuskan setia untuk The Gunners.

Liga Inggris musim 2020/2021 ini juga, Mesut Oezil tidak masuk ke gagasan manager Arsenal, Mikel Arteta. Oezil belum bermain di Liga Inggris, justru namanya pun tidak dimasukkan dalam perincian pemain untuk Liga Europa.

Oezil bisa susah sebab tidak dapat lagi mainkan sang kulit bulat. Tetapi untuk kepentingan dompet, nampaknya tidak ada permasalahan bermakna buatnya.

 

 

Mesut Oezil bak makan upah buta. Justru, upah butanya itu angkanya wow sekali!

Dikutip detikSport dari beberapa sumber, upah Mesut Oezil di Arsenal sepanjang seminggu ialah sejumlah 350 ribu paun atau sejumlah Rp 6,7 miliar!

Walaupun tidak bermain, Oezil selalu mendapatkan uang begitu jumlahnya setiap minggu.

Belum usai, belakangan ini pemain dari Jerman itu kecipratan bonus dari Arsenal. Satu bonus namanya bonus kesetiaan, sebab dianya malas berpindah di bursa transfer musim panas tempo hari.

Bonus kesetiaan itu besarannya 8 juta pound atau sama dengan Rp 153 miliar. Uang yang banyak ya!

Simak juga: Oezil di Arsenal, Tidak Main Saja Bisa Bonus Rp 153 M
Jadilah, beberapa pundi penghasilan Mesut Oezil tidak kering. Dapat bonus besar plus penghasilannya tetap terbayar, dompet Oezil masih aman.

Walau pasti untuk seorang pemain sepak bola, tentu bermain di atas lapangan ialah satu hal yang tidak terbayar dengan apa saja.

Hari esok Unai Emery bersama Arsenal dispekulasikan. Patrick Vieira minta supaya supporter tidak cepat-cepat minta pertukaran manager.

Arsenal terlempar ke urutan ke-6 klasemen sesaat Premier League sesudah hanya menuai 1 kemenangan dalam 6 laga yang ditempuh.

Paling akhir, The Gunners ditaklukkan Leicester City 0-2.

Pergerakan kurang sip itu juga berpengaruh ke keyakinan supporter pada Emery.

Emery dipaksa mundur sesudah 18 bulan gantikan Arsene Wenger di Arsenal.

Legenda Arsenal, Vieira bela Emery. Ia minta supaya supporter bersabar.

“Betul sekarang ini Arsenal sedang ada di masa susah. Saya tidak melihat semua pertandingan mereka

karena itu saya tidak akan bicara mengenai kompetisinya,” kata Vieira seperti diambil Mirror.

“Mereka mempunyai seorang pelatih yang oke serta kerja secara baik. Waktu club sedang jalani waktu susah, supporter harus berpadu,” ia menambah.

Vieira optimis Emery dapat segera bawa Arsenal dari keadaan susah itu dengan pengalamannya.

Apalagi, pertukaran manager juga tidak jamin Arsenal langsung dapat bangun.

“Saya pikir ia mempunyai cukup pengalaman untuk melalui saat-saat susah.

Kita harus memberikan dukungan ia serta memberi ia peluang,” kata Emery.

“Saya tidak percaya pertukaran manager akan mengakhiri masalah,” ia menambah.

Edinson Cavani pernah memikir untuk menggantung sepatu sebelum gabung Manchester United. Pemain Uruguay itu pernah terkena virus Corona.

Cavani masuk dengan MU mendekati penutupan bursa transfer. Pemain 33 tahun itu datang ke Old Trafford dengan posisi free transfer.

Sesudah dilepaskan Paris Saint-Germain, Cavani dihubungkan dengan klub-klub. Tetapi, bekas pemain Napoli itu belum juga memberikan respon.

Rupanya, Cavani sedang jalani waktu karantina. Ia terkena virus Corona, sampai memikir pensiun sebab ingin memprioritaskan kesehatan keluarga.

“Ini adalah satu hal yang kami rahasiakan serta saya akan ungkap itu pada satu titik. Tidak ada fungsinya ungkap waktu itu seandainya anda patuhi prosedur yang perlu diiringi,” kata Cavani di As.

“Kami habiskan beberapa hari di karantina, serta semakin lama dari yang diperlukan. Tidak perlu katakan pada siapa saja.”

“Peristiwanya waktu tiba di Paris dari Spanyol. Sebelumnya kami negatif, tetapi waktu pacar saya mulai memperlihatkan tanda-tanda, kami lakukan tes lagi serta kami positif.”

“Kesehatan keluarga saya yang penting. Tentu saja saya memikir tentang pensiun dari sepakbola. Memang betul saya menimbang pilihan itu serta peluang untuk stop bermain serta hidup di pedesaan,” katanya memberikan tambahan.

Saat di PSG, Cavani tampil tajam. Dalam 301 laga yang ditempuh, ia sanggup mencatatkan sekitar 200 gol di semua tempat.

Baris depan MU belum memperlihatkan perform sip dalam tiga laga Liga Inggris. Baru ada 1 striker yang mencatatkan gol di Premier League, Marcus Rashford memasukkan bola ke gawang Brighton & Hove Albion. Dalam tiga pertandingan, MU baru cetak lima gol.

Di satu bulan pertama, Liga Inggris telah hujan gol. Ada skor-skor besar serta kemenangan mutlak, apa sebab tidak ada pemirsa di stadion?
BBC menulis, ada 144 gol dalam 38 pertandingan pertama di Liga Inggris musim ini. Itu lebih banyak 40 gol dalam periode yang serupa di musim kemarin.

Beberapa pertandingan dengan skor-skor besar seperti, paling baru MU vs Spurs usai 1-6, Aston Villa vs Liverpool 7-2, serta Manchester City vs Leicester City 2-5.

Rerata 3,79 gol terbentuk per pertandingan. Itu adalah angka paling tinggi di Liga Inggris semenjak 3,95 gol per pertandingan di tahun 1930-31.

Rerata ada 4,05 ‘peluang besar’ per pertandingan selama ini, lebih tinggi dari musim kemarin. Serta alterasi shooting bertambah dengan cara menegangkan jadi 16,1% dari 11%.

Pertanyannya, kenapa demikian dapat banyak berlangsung hujan gol?

Unsur stadion yang kosong disebut jadi salah satunya pemicunya (karena epidemi Corona). Tidak ada desakan dari supporter, membuat beberapa pemain lebih bebas mengkreasikan gempuran serta coba-coba hal baru untuk cetak gol.

“Sepakbola ialah permainan yang dilandaskan pada intimidasi, ketakutan, serta itu sudah lenyap tanpa fans di stadion,” kata psikolog olahraga, Michael Caulfield.

Tidak ada supporter atau beberapa fans, membuat beberapa pemain bisa memikir lebih jernih serta masak. Kedatangan supporter dipandang memengaruhi 20 % performa di atas lapangan.

Michael Caulfield memberikan tambahan, selain itu unsur persiapan mendekati pertandingan diawali memengaruhi performa beberapa pemain. Tidak ayal, pertandingan beberapa liga di Eropa pernah mandek karena epidemi virus Corona.

Beberapa team hanya punyai sedikit pertandingan eksperimen

Juga pertandingan di liga tidak ‘seimbang’. Ada yang telah bermain 4x, ada yang baru 3x karena masih minimnya waktu istirahat dari ikuti tersisa pertandingan di musim kemarin.

“Pemain tidak hanya merasai kecapekan fisik. Dan juga, kecapekan mental,” tegas Michael Caulfield.

Belum juga, VAR (Video Assistant Referee) demikian punya pengaruh. Peristiwa yang dipandang polemis, dapat diambil ketetapan dengan pas melalui siaran lagi.

Karena itu Premier League, semakin menarik untuk dilihat…

Ole Gunnar Solskjaer mengaku kekalahan mutlak Manchester United serta Tottenham Hotspur mengidentifikasi hari terjelek dalam profesinya. Tetapi bukan hari terjelek MU.
Manchester United kalah mutlak 1-6 waktu melayani Tottenham Hotspur di Old Trafford, Minggu (4/10/2020) malam WIB di kelanjutan Liga Inggris. Kutipan laga itu dapat dilihat di Mola TV

‘Setan Merah’ sebetulnya mengawali laga dengan positif, sesudah Bruno Fernandes cetak gol pada menit ke-2 melalui titik penalti. Tetapi Tottenham bereaksi secara cepat, membalas 2 gol langsung melalui Tanguy Ndombele serta Son Heung-min pada menit ke-4 serta ke-7.

Kartu merah Anthony Martial pada menit ke-28 jadi momen yang mengganti dinamika pertandingan. MU tidak berkapasitas serta kemasukan 4 gol yang lain dari Harry Kane (2 gol), Son, Serge Aurier.

Kekalahan ini ialah kekalahan terjelek MU semenjak Oktober 2011, saat kalah 1-6 dari Manchester City. Kekalahan di dua partai kandang pertama musim ini jadi yang pertama untuk mereka semenjak 1986/1987 lampau.

Manager MU Ole Gunnar Solskjaer menyebutkan teamnya sendiri turut berperan dalam keruntuhan di Old Trafford tadi malam

Tetapi dia menampik mengatakan untuk hari terjelek dalam riwayat club.

“Kami telah berperan besar untuk keruntuhan kami. Cukup susah untuk menerangkan hasil ini saat ini,” papar Solskjaer diambil BBC.

“Kami telah ditaklukkan 6-1 di kandang oleh team yang sangatlah baik. Ini ialah hari terjelek dalam profesi saya untuk manager Manchester United serta hari terjelek untuk mereka semua beberapa pemain United.”

“Tetapi ini bukanlah hari terjelek dalam riwayat Manchester United, kami telah pernah bangun awalnya,” tambah mantan striker MU ini.

Dua kekalahan dari 3 pertandingan Liga Inggris selama ini tempatkan MU di tempat 16 dengan 3 point. Awalnya Bruno Fernandes dkk kalah 1-3 dari Crystal Palace serta kerja keras menangani Brighton & Hove Albion 3-2.

 

Arsenal diberitakan ngebet datangkan Houssem Aouar dari Lyon. Tetapi, presiden club Prancis itu malah mengakui The Gunners tidak punyai cukup uang.

Aouar memang membetot perhatian banyak club besar Eropa sesudah perform apiknya bersama Lyon musim kemarin.

Aouar yang berposisi kapten team itu bawa Lyon maju ke semi-final Liga Champions, sebelum ditaklukkan Bayern Munich.

Disamping itu, Aouar untuk pemain tengah tengah punyai torehan 3 gol serta tiga assist dari 25 performa di semua pertandingan.

Panas musim ini hari esok Aouar jadi bahan kabar berita di media-media Eropa.

Arsenal disebut berada di tempat paling depan untuk menggandeng Aouar sebab mereka perlu pemain tengah kelihatannya untuk memberikan dukungan baris serang.

Selain Aouar, Arsenal membidik Thomas Partey.

Mikel Arteta sebagai manager beritanya lebih senang dengan style main Aouar hingga konsentrasi memburunya.

Permasalahannya, Arsenal sampai sekarang ini tidak berani penuhi keinginan Lyon yang capai 55 juta paun atau seputar Rp 1,04 triliun.

Sesaat, Arsenal hanya berani di rata-rata harga 36,5 juta paun, jauh dari keinginan Lyon.

Oleh karena itu Arsenal akan coba melepas beberapa pemain tengahnya seperti Lucas Toreira serta Mateo Guendouzi untuk memberi tempat buat Aouar.

Sebenarnya Lyon perlu uang dari pemasaran Aouar supaya keuangan mereka masih sehat, mengingat tidak tampil di pertandingan Eropa musim ini.

Tetapi, Lyon masih jual mahal serta percaya Arsenal akan kesusahan penuhi keinginan ditengah-tengah epidemi virus corona.

Houssem Aouar sebetulnya dicari Juventus serta Barcelona, tetapi ia telah menguatkan hatinya untuk bermain di Arsenal.

“Dengan cara finansial, Arsenal sama kesulitannya seperti tim-tim lain.

Karena itu buat Houssem, ketetapan terbaik buatnya ialah bertahan bersama kami,” papar Presiden Lyon, Jean-Michel Aulas, ke Le Perkembangan.

Berani penuhi keinginan Lyon, Arsenal?